Praktek Peningkatan Daya Saing Konsultan Nasional: Pengalaman Wiratman

December 31, 2013

Globalisasi perdagangan barang dan jasa menyebabkan semakin ketatnya persaingan dan semakin pesatnya perubahan lingkungan industri konstruksi, termasuk pemberlakuan masyarakat ekonomi Asean pada tahun 2015 mendatang.  Dari data Business Monitor Internasional (BMI, 2013), pasar konstruksi Indonesia akan mencapai 60% dan 80% dari pangsa pasar konstruksi Asean.  Untuk mampu menjawab tantangan tersebut dan mengantisipasi perubahan lingkungan yang cepat ini tentu saja dibutuhkan kesiapan dari pelaku usaha industri konstruksi termasuk perusahaan konsultan nasional agar tetap dapat unggul bersaing secara berkelanjutan terutama di pasar konstruksi dalam negeri.

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan pengalaman PT wiratman dalam mengeksekusi strategi peningkatan daya saing berkelanjutan sebagai perusahaan konsultan nasional. Balance Scorecard (BSC) sebagai sistem manajemen strategi (Kaplan & Norton, 2008) akan dijadikan acuan untuk menggambarkan proses eksekusi strategi dari PT Wiratman sebagai upaya meningkatkan keunggulan daya saing secara berkelanjutan.  Dalam tulisan ini, paparan akan dibatasi hanya pada inisiatif strategis yang terkait dengan salah satu dari 12 sasaran strategis perusahaan dalam memacu proses inovasi.